You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pengerukan 8 Saluran di Jaksel Rampung September
photo Doc - Beritajakarta.id

Pengerukan 8 Saluran di Jaksel Rampung September

Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan terus berupaya mengantisipasi banjir saat musim hujan. Salah satunya dengan melakukan pengerukan delapan saluran air yang berada di sejumlah lokasi.

Yang sudah selesai, saluran PHB Menteng Pulo dan Saluran Rawa Bilal. Sisanya pertengahan September rampung

Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan, Deddy Budiwidodo mengatakan, delapan saluran air yang dikeruk antara lain saluran penghubung (PHB) Kalibata Bawah di Jalan  Haryono hingga Jalan Abdullah Syafei, saluran PHB Menteng Pulo, Kali Krukut di Jalan Tendean hingga Jalan Bank, saluran PHB Kalibata di Jalan Abdullah Syafei hingga pintu air Bali Matraman,  saluran PHB Kalibata di Jalan Bali Matraman hingga Manggarai, saluran PHB Rawa Bilal dan Rawa Lindung.

"Yang sudah selesai, saluran PHB Menteng Pulo dan Saluran Rawa Bilal. Sisanya pertengahan September rampung," kata Deddy, Jumat (4/9).

Antisipasi Banjir, 4 Waduk di Jakut Dikeruk

Lebih lanjut, Deddy mengaku optimis banjir atau genangan tahun ini akan berkurang. Pasalnya seluruh saluran tersebut dikeruk hingga kedalaman dua hingga tiga meter. Dengan begitu daya tampung air menjadi lebih banyak.

"Selanjutnya pengerukan akan dilakukan di Kali Mampang, Kali Baru Barat, Kali Grogol dan saluran penghubung lainnya," tandas Deddy.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye942 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye923 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye843 personBudhi Firmansyah Surapati